07.45 WIB - pagi hari ini Adam tiba dikantor. Seperti biasanya kalo hari sabtu, pakaian bebas jadi dandan hari ini agak necis dikit. Yah…harap-harap ada seorang wanita cantik yang melirik dan mau jadi “pacar” Adam. Hahahaha… ngarep….
**********
Hati terkejut sekali ketika diberitahukan untuk meeting dadakan bersama dengan beberapa departemen lain. Perasaan dah nggak enak, pasti karena Email kemaren (cerita kemaren “kebenaran yang salah“). Karena salah satu departemen yang diajak adalah departemen mereka. Waduh… nggak kebayang gimana tanggapan dari setiap anggota departemen itu akan menghajar aku, secara, departemen ku sendiri angkat tangan…. Mati gue….!!!!.
Mau kabur, nggak mungkin…. ya akhirnya. Sebagai seorang “pria sejati yang berjuang dengan hati” Adam pun melangkahkan kaki menyusuri setiap anak tangga menuju ruang meeting. Sesampai dipintu masuk yang kebetulan terbuat dari “Kaca”. Nampaklah, wajah-wajah Harimau dan Anjing serigala yang Lapar dan siap menerkam diriku.
Dengan ucapan “Bismillahirahmanirrohim” (maaf kalo’ wrong spell). Saya buka pintu dan duduk dikursi yang sudah saya jinjing dari tadi.
Acara Meeting dimulai dengan diperdengarkannya suara seorang Call center (pria) yang sedang melayani seorang Cust (wanita) dengan sangat sabar, meskipun pertanyaan dari si Cust pada “Ngaco’” (Masak nanya dibulan dapat sinyal pa nggak???? wakakakakak). Dalam hati, kembali menegaskan….hmmm….benar, ini emang masalah email kemaren.
Dengan bersikap bijaksana, Pak An selaku direktur, coba menjabarkan point terpenting dari percakapan antara Call center dan Cust tersebut. Intinya adalah “Call Center mencoba bersikap lebih sabar dalam menangani apapun bentuk dari customer, dan berusaha membimbing Cust “SAMPAI” ia merasa cukup puas”.
Hati ini agak sedikit lega, karena pesan yang ingin Ia sampaikan sangat mendukung sekali dengan Email yang aku kirimkan kemaren. Mulai ada percaya diri nih ….wakakakakak…..!!!!. Namun, nggak lama dari itu, si Pak Direktur tadi meminta bang Agung untuk membawakan meeting dan menyampaikan hasil dari training kemaren (-kebetulan, kemaren kami ada training tentang Optimasi kinerja HelpDesk dari Pihak PUM yang diwakili Erick -IBM Netherlands). Poko’e, begitu bang Agung naik dan angkat bicara, Jantung Adam berdebar sampai badan ikut gemetar. Emang semenjak, kejadian email kemaren, dia tidak pernah menegur Adam lagi, “lucu yah…”.
Setiap kata demi kata yang diutarakan oleh bang Agung, pokoknya semakin menyudutkan aku. Dengan memberikan istilah-istilah yang “tak enak” Ia mencoba mengungkit masalah email itu. Dag..dig…dug…!!!
Suasana semakin memanas, ketika peserta meeting mulai memberikan tanggapan, terasa sekali masalah yang sering terjadi selalu menyudutkan pihak/departemen tersebut. Namun, satu persatu, masalah bisa clear dan ditemukan titik temu. Nah… karena waktu sudah mulai sampai diakhir meeting. Dengan perasaan yang “ntah cemana ini” Adam beranikan diri untuk mengklarifikasi isi dan maksud Adam dalam Email tersebut. Dengan Ucapan “Bismillahirahmanirohim” Adam mulai berkata-kata, dan menjelaskan apa yang sebenarnya dimaksud (-karena sepertinya mereka sudah salah mengira). Setelah Ba..bi…bu… bercerita, akhirnya Adam tutup dengan ucapan “terima kasih, dan Maaf yang sebesar-besarnya”.
Aduh… hati ini rasanya lega sekali…. rasanya seperti melepas Beban seberat gunung yang lama ada dipundak. Hwuiiihhhh… Hyperbola !!!! wakakakakak
Akhirnya “Kebenaran Yang Salah” itu Kembali “Benar”
Tidak disangka, dan tidak diduga…. ternyata si pak direktur angkat bicara dan mengomentari klarifikasiku tadi. Alangkah terkejutnya Aku, ternyata … semua yang aku sampaikan tadi secara bulat-bulat di “benarkan” olehnya. Alahma’….. ntah macam apa hati ini senangnya (-makasih ya bro
).
Ia menyetujui dengan semua sikap yang sudah aku ambil, seperti dengan mengirim email, dan mengklarifikasi isi email tersebut. Ia menganggap, jika maksud kita “baik” jangan pernah sungkan untuk mengatakannya. Dan tidak ada salahnya jika kita menegur orang lain jika itu akan membuat dirinya lebih baik. Itu, dia maksud Adam……………………………………………………………..
:D
:D :D. Girang aku…..
:D :D.
Ia juga mengatakan, bahwa sikap yang aku ambil itu sangat bagus dan seharusnya dicontoh. Karena baginya tidak ada salahnya mengkoreksi sesuatu yang salah sehingga benar, dan mengisi yang kurang sehingga penuh. Sehingga tidak ada lagi permasalahan serupa dan terulang-ulang, hmmmm….. Dan satu lagi yang Ia kembali sangat setuju, bahwa kita harus bersikap Profesional dalam bekerja, sehingga kita bisa membedakan antara urusan Kantor dan urusan diluar.- Hehehehe… kena si bang Agung :D.
Begitulah, hasil meeting tadi. Dimana “Kebenaran yang salah itu kembali menjadi Benar”. Hikmah yang dapat kita terima nampaknya ada pada tulisan tebal diatas. Hal diatas bisa membuat diri kita menyadari, bahwa diri kita tidak sempurna dan harus terus belajar.
Meeting tadi secara pribadi aku tutup dengan menyalami semua Anggota Departemen tersebut dan khususnya Bang Agung sebagai Supervisor mereka, sehingga “awak pun di kost bisa becanda bareng lagi, wakakakakakak”.
Popularity: 10% [?]