Hari ini, hari rabu tanggal 17 Desember 2008. Aku masih di Tanjung Morawa. Melewati hari-hari istirahat ku sampai tanggal 21 nanti. Lumayan panjang cuti yang ku ambil tahun ini, mengingat cuti sebelumnya belum pernah aku ambil. Awalnya sih aku ingin pergi ke luar kota, mengunjungi Bali, lombok atau tempat wisata lainnya. Tapi mengingat tiada wanita yang saat ini bisa menemani aku (jomblo) :goodboy: , terpaksa aku urungkan niat dan memilih menyepi di kampung. :defeat:

Menjalani 1/4 masa liburan ku, sudah banyak yang bisa aku rasakan. Mulai dari kedekatan dengan Keluarga lagi (selama ini aku kost diMedan), menjalin hubungan dengan masyarakat kampung, sampai menemukan ketengan hati … :full:

Ya…, ketenangan hati…, ini lah hal yang paling besar yang sedang aku rasakan, dalam pencarian ku kali ini. Syukur Alhamdulillah, meski belum semua pertanyaan bisa ku jawab, meski belum semua ingin bisa tercapai, tapi Allah SWT telah memberikan Aku suatu permulaan baru dengan memberikan ketenangan hati. Mungkin inilah salah satu yang ingin aku dapatkan dari dulu. Dengan segala kesibukan dan rutinitas kerja-kuliah yang aku lakoni, nampaknya ketenangan hati yang belum bisa aku rasakan. Mulut bisa tersenyum, mata bisa bersinar, tapi hati masih merana … halah ..!!! ono opo to dam :hehe: .

Nampaknya, perjalanan spiritual dalam diriku masih perlu waktu lagi, mungkin waktu seminggu tidak akan cukup, tapi daya ku hanya bisa berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan setiap moment dalam detik agar bisa bermakna…. :not_again:


Artikel yang Serupa :
  1. Hati hati Menggunakan Plugin Global Translator
  2. Gerhana Matahari bukan Gerhana Hati
  3. Cara "Menjaga Hati" ketika Ia jauh
Pengunjung lain juga mencari : ketenangan hati, ketenangan, mencari ketenangan hati, katenang hati