Gerhana Matahari bukan Gerhana Hati

2 Comments

gerhana matahariBarusan siap makan malam, niatnya sih mo diem-diem aja, biar ibu kost nggak kebangun. Tapi eh… ternyata suara piring dan sendok membuatnya terbangun juga. Akhirnya …perbincangan pun dimulai, sambil makan dan ditambah sedikit berita dari “Dunia dalam beritaTVRI.

Yang paling teringet, ya.. itu, tentang Gerhana Matahari tadi sore. Si ibu bercerita kalo di TV tadi disiarkan tentang gerhana matahari yang nampak, dan membentuk Cincin. Jadi teringat masa kecil, sewaktu suasana siang yang terang-benderang akan sengatan matahari lalu tiba-tiba saja menjadi gelap gulita diiringi dengan nuansa yang aneh dan menakutkan (maklum anak kecil nggak ngerti papa, taunya takut ajah). Gelap karena posisi Bulan tepat ditengah antara bumi dan matahari itu lah yang menyebabkan Gerhana Matahari.

Gerhana Matahari terlihat jelas membentuk cincin didaerah Bandar Lampung, setidaknya itu yang di kabarkan di Detik.com. Gerhana Matahari juga terlihat di daerah Jakarta dan Jawa, untuk di Medan, Saya sendiri tidak tahu, soalnya tadi ketiduran… hehehe….

Okeh … Gerhana Matahari yang terjadi disaat perayaan Tahun Baru IMLEK 2560 (selamat bagi yang merayakannya) adalah bukan Gerhana Hati. Hah …paan sih … nggak ngerti … nggak penting banget sih …!!! (slow men, lagi kehabisan judul nih)

Eits… selo men … bagi saya nih penting banget. Karena mulai sekarang, adam.cikal.net sudah berubah!!!

Yaps … berubah!!!, berevolusi dan berkembang.

Start awal saya mulai dengan mengganti baju. Sebagian teman juga udah ngerasa ada yang beda dengan themes saya ini. Emang sengaja, saya ganti. Selain “kesel” gara-gara themes standar saya banyak yang ikutan pake’ (ngerilik mas Andi ma Mamat) namun alasan utama yang ingin saya sampaikan adalah karena dengan themes semacam ini (yang saya pakai) dapat mendukung ide-ide yang ingin saya terapkan diblog ini nantinya.

Rencana saya kedepan, akan membuat Blog adam.cikal.net ini menjadi lebih luas. Tidak saja masalah pribadi dan personal saya yang nggak penting banget!!! tapi ditambah tentang pengamatan saya terhadap kehidupan dan sekitar saya. Semoga format baru dari adam.cikal.net semakin “Super…Duper…Guper…What Ever!!!

Ketenangan Hati …

10 Comments

Hari ini, hari rabu tanggal 17 Desember 2008. Aku masih di Tanjung Morawa. Melewati hari-hari istirahat ku sampai tanggal 21 nanti. Lumayan panjang cuti yang ku ambil tahun ini, mengingat cuti sebelumnya belum pernah aku ambil. Awalnya sih aku ingin pergi ke luar kota, mengunjungi Bali, lombok atau tempat wisata lainnya. Tapi mengingat tiada wanita yang saat ini bisa menemani aku (jomblo) :goodboy: , terpaksa aku urungkan niat dan memilih menyepi di kampung. :defeat:

Menjalani 1/4 masa liburan ku, sudah banyak yang bisa aku rasakan. Mulai dari kedekatan dengan Keluarga lagi (selama ini aku kost diMedan), menjalin hubungan dengan masyarakat kampung, sampai menemukan ketengan hati … :full: More

Aku kembali jatuh ke titik terendah

No Comments

Agak melo yah judulnya … :sweatdrop2: capek deh …

Kembali, sekali lagi, aku jatuh ke titik terendah dalam hidup. Bimbang dipersimpangan cinta dan keheranan di antara keemasan hidup. Bodoh karena berlaku yang tidak tau diri. Mengerti, sadar tapi tetap saja cukup dungu melakukan perbuatan itu kembali. Berfikir semakin tidak menentu sampai akhirnya tidak mampu melihat badan yang jatuh ke dalam lubang ketololan yang kubuat sendiri. More

Dari Kopdar balik ke Kamar

15 Comments

Yah… baru pulang dari Kopdar (Jum’at Tgl. 15 Nov 2008) sekarang lagi di Kamar menutup hari dengan postingan.

Ada sedikit kemajuan, karena ada 2 blogger baru (anak SMA dari tuasan) yang rela datang malam buat jumpa. Nama dan blognya kebetulan saya lupa tapi ntar lagi juga bakal tahu siapa mereka. Dari mereka jugalah, timbul gagasan untuk mengadakan workshop kecil-kecilan mengenai pengenalan blogging secara umum di Sekolah mereka. Harapan sih, semoga bisa terealisasi dengan nyata.

Kopdar kali ini udah beda ketimbang Kopdar2 lalu yang secara Eksplisit keliatannya berat banget, karena selalu dibumbui dengan pembicaraan soal bagaimana bentuk dari blogger sumut. Kopdar kali ini, emang bener2 kopdar. Ngumpul, ngerumpi, becanda, sharing, tukar pikiran, dan kebersamaan. Dihadiri tamu istimewa (perasaan biasa aja deh) yakni Mas Zalukhu yang lagi ada test di Medan (semoga keterima ya mas).

Awalnya, Kopdar bertempat di Portal berita Antara sumut (tempatnya mas Aulia) namun dianya berfikiran untuk kumpul di Warkop Depan Rumah Sakit Elisabeth – Medan. Ya… Jadilah kami kumpul disana. Agenda Kopdar tetap bersikap Ser-San alias Serius tapi Santai. Dengan pembicaraan seputar ngeblog, optimasi Search Engine, Program Online dan Offline, Optimasi bloggersumut.net, sampai agenda Workshop dan Undangan Kopdar bareng Telkomsel.

Poko’nya, bagi blogger sumut yang nggak ikutan dijamin nyesel… karena banyak sekali ilmu baru yang bisa kita dapat. Bagi saya sendiri ada beberapa tips SEO dan Program Affiliasi yang saya dapat dari rekan blogger. Makanya, bagi yang belum gabung buruan daftar ke bloggersumut.net, dan bagi yang udah gabung jangan lupa buat rajin kumpul ya…. See…You…!!!

Akhirnya "Kebenaran Yang Salah" itu Kembali "Benar"

14 Comments

07.45 WIB – pagi hari ini Adam tiba dikantor. Seperti biasanya kalo hari sabtu, pakaian bebas jadi dandan hari ini agak necis dikit. Yah…harap-harap ada seorang wanita cantik yang melirik dan mau jadi “pacar” Adam. Hahahaha… ngarep…. :)

**********

Hati terkejut sekali ketika diberitahukan untuk meeting dadakan bersama dengan beberapa departemen lain. Perasaan dah nggak enak, pasti karena Email kemaren (cerita kemaren “kebenaran yang salah“). Karena salah satu departemen yang diajak adalah departemen mereka. Waduh… nggak kebayang gimana tanggapan dari setiap anggota departemen itu akan menghajar aku, secara, departemen ku sendiri angkat tangan…. Mati gue….!!!!.

Mau kabur, nggak mungkin…. ya akhirnya. Sebagai seorang “pria sejati yang berjuang dengan hati” Adam pun melangkahkan kaki menyusuri setiap anak tangga menuju ruang meeting. Sesampai dipintu masuk yang kebetulan terbuat dari “Kaca”. Nampaklah, wajah-wajah Harimau dan Anjing serigala yang Lapar dan siap menerkam diriku.

Dengan ucapan “Bismillahirahmanirrohim” (maaf kalo’ wrong spell). Saya buka pintu dan duduk dikursi yang sudah saya jinjing dari tadi.

Acara Meeting dimulai dengan diperdengarkannya suara seorang Call center (pria) yang sedang melayani seorang Cust (wanita) dengan sangat sabar, meskipun pertanyaan dari si Cust pada “Ngaco’” (Masak nanya dibulan dapat sinyal pa nggak???? wakakakakak). Dalam hati, kembali menegaskan….hmmm….benar, ini emang masalah email kemaren.

Dengan bersikap bijaksana, Pak An selaku direktur, coba menjabarkan point terpenting dari percakapan antara Call center dan Cust tersebut. Intinya adalah “Call Center mencoba bersikap lebih sabar dalam menangani apapun bentuk dari customer, dan berusaha membimbing Cust “SAMPAI” ia merasa cukup puas”.

Hati ini agak sedikit lega, karena pesan yang ingin Ia sampaikan sangat mendukung sekali dengan Email yang aku kirimkan kemaren. Mulai ada percaya diri nih ….wakakakakak…..!!!!. Namun, nggak lama dari itu, si Pak Direktur tadi meminta bang Agung untuk membawakan meeting dan menyampaikan hasil dari training kemaren (-kebetulan, kemaren kami ada training tentang Optimasi kinerja HelpDesk dari Pihak PUM yang diwakili Erick -IBM Netherlands). Poko’e, begitu bang Agung naik dan angkat bicara, Jantung Adam berdebar sampai badan ikut gemetar. Emang semenjak, kejadian email kemaren, dia tidak pernah menegur Adam lagi, “lucu yah…”.

Setiap kata demi kata yang diutarakan oleh bang Agung, pokoknya semakin menyudutkan aku. Dengan memberikan istilah-istilah yang “tak enak” Ia mencoba mengungkit masalah email itu. Dag..dig…dug…!!!

Suasana semakin memanas, ketika peserta meeting mulai memberikan tanggapan, terasa sekali masalah yang sering terjadi selalu menyudutkan pihak/departemen tersebut. Namun, satu persatu, masalah bisa clear dan ditemukan titik temu. Nah… karena waktu sudah mulai sampai diakhir meeting. Dengan perasaan yang “ntah cemana ini” Adam beranikan diri untuk mengklarifikasi isi dan maksud Adam dalam Email tersebut. Dengan Ucapan “Bismillahirahmanirohim” Adam mulai berkata-kata, dan menjelaskan apa yang sebenarnya dimaksud (-karena sepertinya mereka sudah salah mengira). Setelah Ba..bi…bu… bercerita, akhirnya Adam tutup dengan ucapan “terima kasih, dan Maaf yang sebesar-besarnya”.

Aduh… hati ini rasanya lega sekali…. rasanya seperti melepas Beban seberat gunung yang lama ada dipundak. Hwuiiihhhh… Hyperbola !!!! wakakakakak

Akhirnya “Kebenaran Yang Salah” itu Kembali “Benar”

Tidak disangka, dan tidak diduga…. ternyata si pak direktur angkat bicara dan mengomentari klarifikasiku tadi. Alangkah terkejutnya Aku, ternyata … semua yang aku sampaikan tadi secara bulat-bulat di “benarkan” olehnya. Alahma’….. ntah macam apa hati ini senangnya (-makasih ya bro :D ).

Ia menyetujui dengan semua sikap yang sudah aku ambil, seperti dengan mengirim email, dan mengklarifikasi isi email tersebut. Ia menganggap, jika maksud kita “baik” jangan pernah sungkan untuk mengatakannya. Dan tidak ada salahnya jika kita menegur orang lain jika itu akan membuat dirinya lebih baik. Itu, dia maksud Adam…………………………………………………………….. :D :D :D :D :D . Girang aku….. :D :D :D .

Ia juga mengatakan, bahwa sikap yang aku ambil itu sangat bagus dan seharusnya dicontoh. Karena baginya tidak ada salahnya mengkoreksi sesuatu yang salah sehingga benar, dan mengisi yang kurang sehingga penuh. Sehingga tidak ada lagi permasalahan serupa dan terulang-ulang, hmmmm….. Dan satu lagi yang Ia kembali sangat setuju, bahwa kita harus bersikap Profesional dalam bekerja, sehingga kita bisa membedakan antara urusan Kantor dan urusan diluar.- Hehehehe… kena si bang Agung :D .

Begitulah, hasil meeting tadi. Dimana “Kebenaran yang salah itu kembali menjadi Benar”. Hikmah yang dapat kita terima nampaknya ada pada tulisan tebal diatas. Hal diatas bisa membuat diri kita menyadari, bahwa diri kita tidak sempurna dan harus terus belajar.

Meeting tadi secara pribadi aku tutup dengan menyalami semua Anggota Departemen tersebut dan khususnya Bang Agung sebagai Supervisor mereka, sehingga “awak pun di kost bisa becanda bareng lagi, wakakakakakak”.