21 Pribadi untuk nonton KCB-2

No Comments

Emang sih, nggak harus menjadi orang kaya untuk menikmati sebuah tontonan sekelas cinema 21 yang Dolby Sorround. Anda tinggal pergi ke bioskop sekelas 21 Cineplex buat menikmati suasana Film dengan Sound System menggelegar … !!!. Tapi paling tidak, pernah nggak kalo Anda membayangkan memiliki theater sendiri di rumah Anda … hmm…. mimpi (Amin …) kali yee … More

Turut Berduka atas Tragedi Situ Gintung

13 Comments

Innalillahi wa innalillahi rojiun, Keluarga besar Adam mengucapkan turut berbela sungkawa atas tragedi yang menimpa saudara kita yang ada dikawasan Danau Situ Gintung.

Tragedi Danau Situ Gintung merupakan tragedi bencana alam yang cukup dahsyat diawal tahun 2009 ini. Sampai postingan ini saya buat, tercatat sudah 100 korban meninggal yang telah “ditemukan” dan masih akan ada korban lagi yang dalam pencarian. Saya berharap, team SAR tidak akan patah semangat dalam mencari korban-korban di Situ Gintung.

Sebenarnya Danau Situ Gintung itu bagaimana sih?

Danau Situ Gintung merupakan danau buatan yang dibuat oleh kolonial belanda di daerah Tangerang dekat kota Cirendeu. Dengan kedalam sekitar 16 meter dan mampu menampung air sekitar 2 juta meter cubic telah digunakan untuk mengairi sawah para petani sejak pembuatannya pada tahun 1933. Belum ada kerusakan berarti atas bendungan disekeliling danau Situ Gintung hingga akhirnya pada tanggal 27 Maret 2009 Danau tersebut tidak sanggup lagi menampung kelebihan debit air sehingga tanggul-tanggul yang menahan aliran air pecah (jebol) dan akhirnya menimbulkan  banjir bandang yang hebat. Setidaknya ratusan hunian disekitar Danau, baik itu rumah warga maupun komplek elit ikut hancur. Kejadiannya lebih mirip tragedi Tsunami di Aceh dahulu. Cukup mengerikan sekali…!

Beberapa rumah kalangan artis yang ikut terkena banjir adalah “Kak Seto, Jamal Mirdad dan Bens Leo“. Syukurnya mereka tidak menjadi salah satu korban jiwa dalam tragedi ini.

Bantuan dari pemerintah dan relawan terus berdatangan, namun karena dugaan “koordinasi yang kurang baik” maka bantuan seperti Makanan, Obat, dan pakaian tertumpuk diposko-posko darurat. Seharusnya pemerintah membuat team yang berkonsentrasi penuh atas penangan Tragedi Situ Gintung ini, mengingat sudah memakan waktu lebih dari satu hari.

Saya hanya bisa berdoa dan memberikan sedikit bantuan kepada saudara yang ada di Situ Gintung. Semoga mereka semua diberikan ketabahan dan kesabaran. Amin ya robbal alamin …

Ketenangan Hati …

10 Comments

Hari ini, hari rabu tanggal 17 Desember 2008. Aku masih di Tanjung Morawa. Melewati hari-hari istirahat ku sampai tanggal 21 nanti. Lumayan panjang cuti yang ku ambil tahun ini, mengingat cuti sebelumnya belum pernah aku ambil. Awalnya sih aku ingin pergi ke luar kota, mengunjungi Bali, lombok atau tempat wisata lainnya. Tapi mengingat tiada wanita yang saat ini bisa menemani aku (jomblo) :goodboy: , terpaksa aku urungkan niat dan memilih menyepi di kampung. :defeat:

Menjalani 1/4 masa liburan ku, sudah banyak yang bisa aku rasakan. Mulai dari kedekatan dengan Keluarga lagi (selama ini aku kost diMedan), menjalin hubungan dengan masyarakat kampung, sampai menemukan ketengan hati … :full: More

Aku kembali jatuh ke titik terendah

No Comments

Agak melo yah judulnya … :sweatdrop2: capek deh …

Kembali, sekali lagi, aku jatuh ke titik terendah dalam hidup. Bimbang dipersimpangan cinta dan keheranan di antara keemasan hidup. Bodoh karena berlaku yang tidak tau diri. Mengerti, sadar tapi tetap saja cukup dungu melakukan perbuatan itu kembali. Berfikir semakin tidak menentu sampai akhirnya tidak mampu melihat badan yang jatuh ke dalam lubang ketololan yang kubuat sendiri. More

Upin & Ipin

23 Comments

Pernah nonton kartun Upin & Ipin yang ditayangkan di TPI belakangan ini nggak?. Itu tuh… film animasi buatan negara tetangga Malaysia (mohon jangan ditanggapi kontranya ya…ingat isi postingan ini cuman tentang Upin & Ipin) yang sedang tayang beberapa kali dalam bulan ramadhan ini.

Film ini mengisahkan tentang pengalaman berpuasa 2 anak kembar yang masih kecil. Banyak sekali pesan moral yang perlu dilihat dan dicontoh oleh anak-anak dan orang tua kita. Bagaimana seorang anak menghargai apa dan bagaimana puasa itu, sembari tetap beraktifitas seperti bermain. Dan untuk orang tua juga, agar dapat meniru cara mendidik dan mengajarkan beribadah yang baik kepada anak-anaknya.

Settingnya sendiri akan membawa kita berada ditengah pedesaan yang syarat dengan silaturahmi beragama. Peleburan Kultur yang beragam tanpa ada jarak sangat kental terasa. Seolah memastikan bahwa Islam benar-benar Agama yang terbuka dan berdampingan dengan aliran lain.

Upin & Ipin sendiri merupakan Anak kembar yang sudah lama ditinggalkan orang tuanya meninggal dunia. Ia hidup ditemani kakaknya Ros dan tinggal bersama neneknya. Memiliki teman-teman yang lucu-lucu, ihsan, fizi, raju dan mey. Meskipun berdialek Malayu, tapi kita orang Indonesia masih dapat dengan mudah menyerap maksud dan tujuannya. Dan justru, dialek mereka yang saya suka, karena terkadang bisa menggelikan…. is..is..is. Animasinya juga bisa dibilang rapi dan halus. Stroy linenya bertahap, melewati beberapa episode. Dimulai dari awal puasa sampai idul fitri. Ok, nggak usah banyak bicara lagi, langsung tonton aja ya.

Episode 1 & 2 :

Episode 3 & 4 :

Episode 5 & 6 :